Desain Interior

Ide Desain Rumah Artistik Layaknya Jaman Batu

Ide Desain Rumah Artistik Layaknya Jaman Batu

Rumah ini berada di kota Bogor, Jawa Barat. Kota yang dikenal dengan julukan ‘Kota Hujan’, karena curah hujannya yang tinggi, bahkan pada musim kemarau. Kondisi tersebut membuat Bogor punya udara yang lebih segar dibanding Jakarta. Mungkin juga pengaruh gunung di sekelilingnya dan keeradaan Kebun Raya Bogor. Yang jelas, rumah ini dibuat sebagai tempat pelarian akhir pekan bagi keluarga yang sehari-hari tinggal di Jakarta. Arsiteknya adalah Isandra Matin Ahmad, salah satu arsitek terbaik Indonesia yang lebih dikenal sebagai Andra Matin. Arsitek lulusan Universitas Parahyangan yang juga menjadi pelopor pergerakan AMI (Arsitek Muda Indonesia) ini dikenal dengan karya-karyanya yang modern, clean, dan peka dengan lingkungannya. Seperti rumah satu lantai ini yang dirancang untuk memanfaatkan kelebihan yang dimiliki kota Bogor. Lebih banyak area terbuka yang dirancang dibandingkan ruang dalam bangunan.

Dengan curah hujan yang tinggi, area terbuka hijau di rumah ini bisa menerima dan menyimpan air hujan. Massa bangunan utama yang ‘tipis’ dan posisinya melintang pada lahan menjamin keberlangsungan sirkulasi udara, selama pintu atau jendela yang disediakan dalam keadaan terbuka. Massa bangunan terlihat seperti saling berpotongan di tengah lahan, dan tidak menempel pada dinding-dinding pembatas lahan. Hal ini berdampak pada dua hal. Pertama aliran udara di dalam lahan menjadi lebih bebas bersirkulasi. Kedua, dari bagian tengah rumah, tempat massa bangunan saling berpotongan, kita bisa mendapatkan sudut pandang berbeda ke semua arah. Seperti tidak ingin mengusik jatah ruang terbukanya, teras dibuat dengan mengangkat kamar tidur utama satu meter dari tanah, bukan menutup tanah dengan perkerasan. Karena lahan sedikit berkontur, teras dapat ketinggian yang cukup untuk orang duduk dan berdiri di bawah ‘naungan’ kamar tidur. Fasad bangunan diselesaikan dengan susunan panel-panel beton bermotif kayu. Hasilnya, rumah ini terlihat seperti satu bongkah massa monolith yang diletakkan di tengah area hijau.

Meskipun desainnya seperti jaman batu namun pemilik rumah tentu saja membekalinya dengan perabot perabot modern. Seperti AC, Smart TV, Microwave dan lain-lain. Untuk memastikan kenyamanan pemilik rumah membekali rumahnya dengan genset perkins. Genset perkins berkapasitas 10 kva ini digunakan sebagai sumber listrik cadangan saat listrik mati. Dengan adanya genset kenyamanan penghuni rumah akan tetap terjaga