Berita

Senator Wedhakarna Menyampaikan Maaf kepada Masyarakat Candi Kuning II, MUI Badung, dan MUI Jembrana

Menindaklanjuti Putusan Badan Kehormatan DPD RI yang dibacakan di Ruang Rapat Badan Kehormatan pada 16 Juli 2018, Senator asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedhakarna menyampaikan permohonan maaf kepada umat muslim di Bali, khususnya kepada masyarakat Candi Kuning II.

Permohonan maaf tersebut didasari kekhilafan pernyataan Arya di beberapa media, yang berindikasi mengganggu ketenteraman dan kerukunan antar-umat beragama.

Arya menyadari, kerukunan umat beragama Provinsi Bali yang selama ini kondusif, harus lebih dipertahankan, terlebih Arya sebagai Anggota DPD RI yang berasal dari Provinsi Bali harus berada di garda terdepan dalam mengawal kepentingan tersebut.

baca juga : http://fromsuburbiawithlove.com/mengenal-generator-set-dan-jenis-jenisnya/

Pernyataan maaf Arya kepada masyarakat Perbekel Desa Candi Kuning II dilakukan di Kantor Desa Candi Kuning disaksikan Ketua Badan Kehormatan DPD RI Mervin I. S. Komber, Sekretaris Camat Baturiti I Made Surya Dharma, Kapolsek Baturiti Kompol. I Nengah Sumadi, SH., MAP., Koramil Baturiti Kapt. Inf. I Made Widianta, dan Bendesa Adat Candi Kuning Artanegara. Serta dihadiri Klian Adat Candi Kuning II Khaeroni dan Tokoh Muda Islam Khairil Anwar, SE.

Pada kesempatan tersebut, Arya menyatakan, pentingnya hubungan silahturahmi antara tokoh Hindu dan tokoh Islam di Bali sebagai wujud dari pengamalan terhadap nilainilai Pancasila. Arya kemudian menyerahkan kitab suci Al-Quran produksi resmi DPD RI yang diterima langsung Klian Adat Kampung Islam Candi Kuning.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pembacaan dan penandatangan Piagam Candi Kuning.